Blogroll

Senin, 06 April 2015

Berita Teknologi Terkini

10 Hasil Karya Menakjubkan Gunung Api (2-Habis)




10 Hasil Karya Menakjubkan Gunung Api (2-Habis)

SEOUL – Gunung api tampaknya tidak melulu membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia. Meskipun lava yang keluar dari perut Bumi itu dapat menghanguskan apa saja yang dilalui, namun beberapa peristiwa tersebut dapat membuat bentang alam terlihat indah dan unik.
Hasil karya yang tercipta dari peristiwa gunung api tersebut tersebar di beberapa belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia yang notabene memang memiliki sejumlah gunung api yang aktif. Apa saja hasil karya yang diciptakan dari hasil letusan gunung api? Berikut hasil karya menakjubkan yang akibat gunung api jilid II sebagaimana dilansir BBC, Selasa (7/4/2015).




Bidang Hidrotermal
Gunung api Dallol dan bidang hidrotermal yang berlokasi di daerah terpencil North East Ethiopia terdapat pemandangan spektakuler, di mana banyak endapan garam berwarna seperti putih, pink, merah, kuning, hijau, abu-abu dan hitam, serta air panas, dan miniatur geyser berada di kawah api ini.




Bom Vulkanik
Ketika gunung api meletus, Bom Vulkanik dapat menyemburkan gumpalan besar lava dingin saat terbang menjadi padat atau batu semi padat sebelum mencapai tanah. Inilah ‘Bom vulkanik’ yang dibentuk saat terbang dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.




Sungai Api
Ketika gunung api meletus, lava merembes dari ventilasi dan celah. Meskipun dapat menghancurkan dan menghanguskan segala sesuatu yang dilaluinya, lava ini sebenarnya berjalan lambat, sehingga terlihat seperti sungai api yang mengalir.




Kalderas
Kalderas ini terbentuk dari letusan eksplosif atau runtuhnya batuan ke dalam dapur magma yang kosong. Sekira 7.700 tahun lalu, Gunung Mazama di Oregano meletus dan menuangkan lelehan dan batu semi cair ke atmosfer.




Rafts of Pumice
Ketika gunung api besar bawah laut meletus, lava dingin dengan cepat untuk menjebak gelembung gas di batu, sehingga membentuk batu apung yang sangat vesicular atau mengapung di atas air. Ketika gunung api Havre Seamount meletus pada 2012, hal itu membentuk rakit apung (rafts of pumice) mencakup lebih dari 400 kilometer persegi air, di mana para ilmuwan menemukannya di kepulauan Kermadec, Selandia Baru.

(amr)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: media7gemilang@gmail.com

Our Team Memebers