Perangkat Keamanan Ini Mampu Cegah Aksi Perampokan

JAKARTA - Perusahaan teknologi, KABA dan BOSTEX
menghadirkan solusi security system yang terintegrasi dan memiliki nilai
investasi yang ekonomis. Memenuhi kebutuhan lingkungan yang semakin
dinamis yang memerlukan keamanan ekstra, PT Datascrip selaku distributor
pun menghadirkan perangkat keamanan yang diklaim memiliki teknologi
mutakhir.
KABA menghadirkan dua perangkat keamanan yaitu Orthos Personal
Interlock dan Argus Self Boarding Gates. Orthos Personal Interlock
merupakan pintu akses yang mampu mendeteksi bahan peledak dan narkotika,
sedangkan Argus Self Boarding Gates ialah pintu boarding pada bandara
yang memiliki kemampuan untuk mengatasi kepadatan antrian penumpang,
karena penumpang dimungkinkan untuk melakukan check in secara mandiri.
“Bandara, bea cukai, pos perbatasan negara, fasilitas publik,
instansi pemerintahan bahkan militer bisa memanfaatkan perangkat yang
memiliki kombinasi unik untuk menerapkan prosedur keamanan yang
sepenuhnya otomatis,” ujar Sylfia Lionggosari, Direktur Divisi PT
Datascrip.
Sama dengan KABA, BOSTEX membuat sistem keamanan canggih yang
memiliki beberapa fitur canggih seperti Human Tracking yang mampu
mendeteksi keberadaan orang yang terjebak dalam gedung serta fitur
Duress Monitoring yang mampu mengetahui kondisi seseorang yang tengah
tertekan.
“Jadi jika sebuah gedung, misalnya bank dirampok sistem keamanan
dengan fitur Duress Monitoring akan mampu mendeteksi kepanikan dari
pegawai terkait, apalagi jika mereka dipaksa untuk membuka berangkas,
sistem keamanan sidik jari kami mampu mendeteksi kepanikan orang
tersebut dan segera menghubungkannya dengan data command yang terdapat
di kantor polisi terdekat,” tambah Gunawan Wong, General Manager BOSTEX
Indonesia.
(amr)


0 komentar:
Posting Komentar