NSA Pertimbangkan 'Insaf'' dari Program Sadap Ponsel

CALIFORNIA - Laporan terbaru menunjukkan bahwa National Security Agency(NSA) mempertimbangkan kemungkinan program pengawasan (surveillance) telefon mereka dihentikan. Sebelum bocoran Edward Snowden ramai dibicarakan, NSA telah mempertimbangkan untuk berhenti dari program penyadapan telefon.
Dilansir Gizmodo, Senin (30/3/2015), laporan menjelaskan bahwa beberapa pejabat di NSA percaya bahwa manfaat dari program itu lebih sedikit. Kritikus internal menunjukkan, biaya rekaman terus meningkat dan menyimpan informasi dari panggilan telefon tidak berhasil mengungkap bukti terorisme.
Mereka juga khawatir terkait kemarahan publik bila program mereka terungkap. Proposal untuk menghapus program ini beredar dalam tubuh NSA di jajaran manajer tingkat atas selama 2013.
Meskipun demikian, proposal itu belum sampai ke meja Direktur Utama NSA, Keith Alexander. Pada saat yang sama, Snowden membocorkan dokumen terkait program penyadapan NSA dan akhirnya diketahui publik.
Setelah kejadian tersebut, NSA sangat membela praktek mereka mengenai program pengawasan telefon. NSA beralasan bahwa program mereka penting untuk menelusuri ancaman terorisme.
NSA melanjutkan untuk mengumpulkan dan menyimpan data panggilan ponsel di bawah Section 215 dari Patriot Act. Meskipun program mereka berlanjut, banyak orang di NSA yang berpikir ini ide yang buruk.
(ahl)


0 komentar:
Posting Komentar