Baidu Kembangkan Ekosistem Mobile Internet Gandeng Industri Lokal

JAKARTA – Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet, maka membuat pasar mobile di Indonesia juga ikut mengalami perkembangan. Kendati demikian, pasar mobile di Indonesia bukan berarti tanpa kendala.
Kendala-kendala tersebut nantinya akan dihadapi oleh para pemain industri mobile untuk melebarkan sayap di Tanah Air.
“Kendala tersebut antara lain, mobile internet masih dalam
proses berkembang di Indonesia dan belum semua daerah di Indonesia
terjangkau dengan infrastruktur jaringan yang stabil. Selain itu kendala
yang dihadapi ialah jumlah pengembang aplikasi di Indonesia belum
terlalu banyak,” ujar Li Junfeng selaku Head of MoboMarket Product Team
dalam keterangan rilis di Jakarta, Selasa (17/2/2015).
Baidu, salah satu perusahaan teknologi asal Tiongkok akan memperkuat ekosistem pasar mobile
di Indonesia melalui produknya yakni MoboMarket. Saat ini MoboMarket
telah memiliki 283 pengembang aplikasi lokal dan Jun optimis dengan
ekosistem yang semakin berkembang nantinya akan membuat banyak
pengembang aplikasi bergabung dalam MoboMarket.
Selain itu, perusahaan juga mengklaim dengan jumlah pengguna smartphone
Android yang meningkat akan membuka peluang lebih besar bagi para
pelaku industri mobile internet. Melalui MoboMarket inilah, Baidu
membuka peluang kerjasama dengan perusahaan manufaktur smartphone, operator, pengembang aplikasi lokal, payment channel, serta media.
Informasi lebih lanjut, MoboMarket berencana untuk mengembangkan bisnisnya dengan membangun traffic platform, memperluas channel distribusi yang efektif, serta fokus dalam membantu partner dan para pengembang aplikasi dalam melakukan monetisasi.
“Oleh karena itu kami mengundang para pemain industri terkait untuk
berkerjasama dengan MoboMarket untuk mengembangkan ekosistem mobile internet di Indonesia,” tutur Junfeng.
(amr)


0 komentar:
Posting Komentar